This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

index='x'>

Rabu, 10 Mei 2017

Cara Menghitung BTU/h Besar Kapasitas PK AC

Cara menghitung PK AC

Menghitung BTU/h dan menentukan seberapa besar kapasitas unit AC yang akan dipergunakan untuk kebutuhan pendinginan ruangan merupakan hal yang wajib dilakukan!!! hehe... biasa aje kalee...😁😊

Ok Lanjuuuttt....


Perangkat AC pada peranannya dalam memberikan pelayanan pendinginan juga sebagai penyejuk ruangan tentulah dalam eksistensinya mempunyai aturan-aturan standar, dan haruslah megikuti beberapa tahapan perencanaan yang harus diperhitungkan terlebih dahulu, perencanaan tersebut meliputi beberapa hal, seperti:

- Luas ruangan yang akan dipasang AC
- Letak atau posisi tempat yang akan dipasang unit AC



Luas ruangan / besar ruangan




Pada tahap ini merupakan langkah pertama yang harus diperhitungkan, tidak bisa begitu saja diabaikan hanya dengan menebak atau mengira-ngira saja dalam menentukan besaran kapasitas unit yang akan dipasang. Tentunya dalam istilah AC kita tidak asing lagi dengan yang namanya PK *bhs Belanda* (PaardenKracht) seolah istilah ini sudah menjadi ujaran yang umum dalam menentukan besaran kapasitas unit AC, yang arti bahasa lainnya yaitu HP (Horse Power) atau DK (Daya Kuda).
Langkah sebelum menentukan besaran PK ini, maka haruslah melewati dasar perhitungan atau ketetapan yang menjadi aturan pokoknya yaitu perhitungan BTU/h.


BTU/h atau kepanjangan dari British Thermal Unit per hour yaitu merupakan satuan energi panas yang digunakan di Britania Raya juga digunakan di Amerika dan negara lainnya. pada akhirnya ini sudah menjadi standard ketetapan yang berlaku yang sekaligus menjadi dasar perhitungan pada saat agan akan membeli AC terlepas dari merk atau produknya yang akan kita beli. 


Rumus perhitungan BTU/h :

( p x l ) x 500       atau        Luas ruang m2 x 500

Dimana :    p     =   panjang  
                   l      =   lebar
                500   =   hasil jumlah rata-rata dari 1 m2



Contoh perhitungan :

Dimana :  panjang ruangan adalah 3 m
               lebar ruangan adalah 4 m

Maka :

( 3 x 4 ) x 500    →    12 x 500  =  6000

Berarti hasilnya adalah 6.000 BTU/h, jika dikonversikan pada satuan PK maka kebutuhan untuk luas ruangan tersebut setara dengan ½ PK

Hasil dari rumus perhitungan BTU/h tersebut maka dapat tentukan pula berapa kapasitas PK yang diperlukan, berikut konversi dari BTU/h ke PK :


    
½   PK 

5.000 BTU/h
          
                   ¾   PK

7.000 BTU/h
    
          1    PK            

9.000 BTU/h
                
1½ PK

12.000 BTU/h
                     
2    PK

18.000 BTU/h

2½ PK 

24.000 BTU/h
                 
                 3    PK

           28.000 BTU/h
     


Tujuan utama dari pentingnya perhitungan BTU/h tersebut adalah untuk efisiensi energi yang proporsional, atau dengan arti lain bahwa energi yang dipergunakan sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan.


Letak atau posisi tempat yang akan dipasang unit AC

Langkah ini juga menjadi dasar pertimbangan sebelum AC akan dipasang, karena erat kaitannya dengan pendinginan yang dihasilkan. 





  • Berikan ruang yang cukup antara jarak atap plafon rumah dengan indoor unit setidaknya 15 cm antara atap dengan AC.
  • Posisikan pemasangan AC indoor unit tidak langsung dengan berhadapan terik sinar matahari baik pagi hari maupun sore hari karena ini menjadi salahsatu penyebab tidak maksimalnya pendinginan yang dihasilkan.

Singkatnya.. hal-hal diatas adalah beberapa poin yang menjadi dasar pertimbangan dan perhitungan, pentingnya menghitung dan menentukan seberapa besar kapasitas unit AC yang diperlukan dan juga pentingnya memposisikan perangkat AC yang baik sesuai standar sehingga hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan.


Terimakasih sudah berkunjung...
Semoga bermanfaat!

Wassalam,

index='x'>

Jumat, 05 Mei 2017

Cara Menentukan Kutub SCR pada Kompressor AC dan Kulkas



Bagaimana cara menentukan kutub SCR pada terminal kompressor AC ?...

Kutub yang terdapat pada kompressor AC ataupun kulkas jenis 1 fasa/phase mempunyai 3 kutub terminal yaitu S (Start),  C (Common), dan R (Run). Kutub terminal ini adalah tempat untuk menghubungkan listrik dari sumber tegangan menuju kompressor.




Letak posisi dari ketiga kutub ini bisa saja berbeda-beda, tergantung dari merk pabrikan masing-masing, bahkan dibeberapa produk ada yang tidak terdapat penandaan pada terminalnya sehingga harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu.
Pemasangan yang salah atau tidak tepat maupun terbalik pada saat menyambungkan soket pada kutub terminal ini akan menyebabkan kerusakan pada kumparan/lilitan motor penggeraknya.Jangan pernah menebak-nebak atau mengira-ngira dalam menentukan ke-3 kutub ini karena salah-salah kompressor langsung jebol terbakar.





Untuk dapat menentukan ke-3 kutub tersebut dapat dilakukan dengan cara mengukur setiap nilai hambatan (resistansi) dengan menggunakan multimeter, pada pengecekan ini saya menggunakan multimeter analog (jarum) apabila menggunakan multimeter digital maka akan lebih akurat lagi.



Pengukuran antara CS, CR, dan RS yaitu, jumlah CS+CR harus sama dengan RS
Rumus :    CS+CR = RS Untuk diingat bahwa nilai hambatan CR lebih besar dari nilai hambatan CS  ( CR>CS )




Berikut contoh cara mencari dan menentukan terminal SCR:


  • Setting multitester pada skala x10 Ω (Ohm).
  • Untuk penandaan kita bisa memberikan nama lain pada ketiga kutub tersebut dengan label X, Y, dan Z.
  • Ukur hambatan dengan multitester dan simpulkan hasilnya.
Sebagai contoh kita dapat hasil pengukuran sebagai berikut:
       
             X -- Y terukur dengan hasil 10 Ω
             X -- Z terukur dengan hasil 50 Ω
             Y -- Z terukur dengan hasil 60 Ω

Hambatan terbesar yaitu 60 Ω yaitu pada kutub pengukuran antara Y--Z, maka X adalah sebagai kutub C (Common). Sedangkan hambatan terkecil adalah 10 Ω hasil pengukuran antara X--Y, maka Y adalah sebagai kutub S (Start), dan sudah dipastikan Z adalah sebagai kutub R (Run).

Apabila setelah melakukan pengukuran dan menyimpulkannya, maka kita mendapatkan secara pasti menentukan antara Common, Start, dan Run. 
Berikut diagram pengkabelan SCR sederhana:

https://slawbatsur.blogspot.com

Demikian cara menentukan dari ke-3 kutub pada kompressor AC atau kulkas, semoga tulisan ini dapat bermanfaat..  
Terimakasih telah berkunjung!! 

Wassallam...







index='x'>

Penyebab AC Split Tidak Dingin


Mengapa AC tidak dingin?....
Banyak penyebab yang mengakibatkan unit AC tidak dingin, dan disekian banyak penyebab itu saya akan megulas beberapa hal yang sangat mendasar sekali yang sering menjadi sumber dari masalah ini.
Ketika kita setting remote AC pada suhu minimum sekalipun akan tetapi tetap saja suhu ruangan terasa sangat panas, seolah yang keluar dari unit AC hanyalah angin saja sementara udara dingin yang kita harapkan tidak ada sama sekali.Mengapa ini bisa terjadi?.... hehe.. santai dulu... setiap masalah selalu ada solusinya..

Berikut adalah penyebab dari tidak dinginnya unit AC :
1. Evapoartor dan Kondensor yang kotor
  • Kotornya koil evaporatordan filter pada unit indoor yang disebabkan terlalu banyaknya debu ruangan yang menempel pada kisi-kisinya sehingga menyebabkan penyerapan panas ruang dan pelepasan udara dingin tidak optimal.
  • Kotornya koil kondensorpada unit outdoor menyebabkan pelepasan panas oleh kipas/fan tidak maksimal.

Kurangnya maintenance dan langkah preventive yang dilakukan terhadap layanan unit AC mengakibatkan kinerja unit terganggu. Maka dalam hal ini perawatan adalah menjadi pokok utama yang harus dilakukan secara periodik/berkala supaya kualitas pendinginan ruangan tetap terjaga.

2. Kebocoran pada instalasi pipa 
Kebocoran pada pipa instalasi pipa AC ini kerap terjadi terutama pada sambungan nepel, baik sambungan nepel pipa bagian indoor unit maupun outdoor unit, atau kebocoran ini bisa saja pada bagian-bagian sambungan yang di las.
Hilang atau terbuangnya cairan pada instalasi pipa sudah dipastikan karena adanya kebocoran, pada saat pengecekan tekanan dengan menggunakan analyzer manifold bahwa ternyata tidak ada tekanan, maka jangan langsung menambah atau mengisi cairan freon pada unit, karena hal ini merupakan langkah yang sia-sia saja sebelum kita memperbaiki penyebab dari hilang atau tidak adanya tekanan.
Ciri lain dari berkurangnya volume dari freon juga diindikasikan dengan munculnya bunga es pada pipa AC atau istilahnya frozen.
Untuk pengecekan kebocoran bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
  1. Menggunakan busa sabun. Caranya, biarkan unit AC tetap hidup, lalu usapkan busa sabun pada bagian sambungan nepel, apabila terjadi gelembung-gelembung baik kecil ataupun besar maka sudah bisa dipastikan terjadi kebocoran.
  2. Lakukan pemakuman, apabila setelah pemakuman tekanan minus pada jarum manifold berubah naik kembali sudah dipastikan ada kebocoran.
        Langkah perbaikan :
  • Lepaskan sambungan dan lakukan flaring ulang, usahakan pada saat pengencangan menggunakan kunci inggris atau kunci pas jangan terlalu kencang berlebihan karena bisa menyebabkan pecahnya suaian pipa hasil flaring-an dan usahakan juga jangan juga terlalu longgar sehingga akan menyebabkan kebocoran terulang kembali.

3. Penentuan kapasitas (PK) yang tidak proporsional
Penentuan seberapa besar kapasitas unit yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendinginan ruangan tidak jarang masalah ini terjadi dikarenakan salah perhitungan atau asal tebak-tebakan saja.
Perhitungan penentuan besar kapasitas PK AC terikat terhadap perhitungan rumus BTU/h, merupakan bagian dari plan/perencanaan sebelum melangkah pada tahap pemasangan unit, sudah seharusnya para teknisi AC faham tentang hal ini.
Silahkan agan-agan googling untuk mengetahui penentuan besar kapasitas yang diperlukan, sudah banyak postingan dari rekan-rekan blogger mengulas tentang ini, atau untuk lebih jelasnya agan bisa klik disini
Demikian banyak faktor yang menyebabkan tidak dinginnya perangkat AC, akan tetapi dengan perawatan dan langkah pencegahan yang dilakukan maka dapat terjaganya keawetan dan umur dari perangkat AC itu sendiri, kita tidak bisa menuntut banyak dari sebuah perangkat, apabila perlakuan kita terhadap perangkat tersebut tidak memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya. Maka perawatan yang baiklah yang akan membantu keawetan dan memperpanjang usia perangkat AC agan dirumah.
Semoga bahasan pada artikel saya kali ini bisa membantu pemecahan dari sebagian masalah AC agan-agan dirumah.


Terimakasih sudah berkunjung ....

Wassalam....
index='x'>

Kamis, 27 April 2017

Cara Setting Klep Sepeda Motor

Kali ini ane akan mengulas bagaimana cara stel klep atau setting klep sepeda motor, tapi sebelum lebih jauh membahasnya, kita kenalan terlebih dahulu tentang komponen sepeda motor ysng satu ini.

Klep atau valve merupakan salah satu komponen mekanis yang vital pada sepeda motor yaitu sebagai pengatur antara lubang masuk/intake sebagai saluran masuk bahan bakar dan lubang buang/exhaust sebagai saluran buang hasil pembakaran.
Bentuk fisiknya berupa tangkai batang dan kepalanya berupa bulat pipih yang sudah pasti terbuat dari baja hardening sehingga harus kuat terhadap gesekan dan suhu panas mesin.

Ok..gan itu baru perkenalan yang namanya si "klep" atau si "valve", tapi ane mau share mengenai gimana cara setel klep atau setting klep dengan cara yang mudah dimengerti dan agan-agan yang belum pernah jadi bisa melakukannya sendiri dirumah tanpa mesti datang ke bengkel yang kadang ngeselin harus ngantri jadi waktu kita banyak kebuang dan pasti ga efektif banget kan...? Lagian buat ngirit bajet jg kan....heu..

Alat yang wajib ada antara lain:

  • Kunci-kunci pas atau ring sesuai ukuran kebutuhan jenis motornya.
  • Kunci T atau biasa juga kunci sock, ukuran sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Obeng +/-.
  • Feeler filler gauge (kalau ga punya bisa beli dulu dibengkel sparepart)
  • Kunci L set.

Langkah-langkah setting klep/valve :



  • Buka baud penutup (lubang intip) pada bagian blok magnet, biasanya baud kepala kunci 14, 17 ada juga penutup dengan menggunakan baud plastik untuk obeng minus (-).
  • Buka penutup gigi rantai kamrat/keteng yang berada pada blok head, biasanya terdapat baud pengikat.
  • Buka ke dua penutup klep, posisinya berada di blok head paling depan 
*Penutup bagian atas adalah tempat saluran lubang masuk (intake).
*Penutup bagian bawah adalah tempat saluran lubang buang (exhaust).


  • Buka baud penutup pada blok bagian magnet (beberapa jenis motor ada yang menggunakan baud plastik ada juga yang gunakan baud besi dengan kepala untuk kunci L.



  • Putar baud pada blok magnet berlawanan arah jarum jam dan cari garis tanda T (Top) yang terdapat pada magnet dan posisikan tepat sejajar dengan garis pada blok luar crank case magnet.
  • Lihat posisi gigi rantai kamrat/gigi keteng yaitu antara tanda titik(.) atau tanda segitiga ada juga dengan tanda garis pada gigi harus sejajar dengan tanda pada blok head.
  • Apabila antara tanda pada gigi keteng sudah sejajar dengan tanda pada blok head dan tanda pada blok magnet dan tanda pada magnet sudah sejajar pula, maka diartikan mesin sudah pada titik TMA (Titik Mati Atas) atau TDC (Top Dead Clearence).


  • Mulai penyetingan valve/setel klep, langkah-langkahnya adalah :




  1. Longgarkan mur pada baud setelan (rocker arm) baik intake maupun exhaust
  2. Sisipkan filler plate pada bagian antara baud rocker dan tangkai klep sesuai clearence atau toleransi yang kita inginkan. Contoh : Pada intake kita menggunakan clearence/toleransi 0,05mm dan pada exhaust 0,07mm , maka kita harus sisipkan filler plate sesuai yang tertera pada name plate pada filler plate tersebut.
  3. Pada saat penguncian mur pada baud klep usahakan filler gauge dapat mudah ditarik, tidak longgar dan tidak juga teralu ketat atau seret.



  • Setelah penyettingan selesai maka tutup rapat kembali lubang setelan klep intake dan exhaust.
  • Tutup rapat kembali lubang intip dan lubang pada magnet.
  • Selesai.

     
Setelah mengikuti langkah-langkah diatas, itu berarti agan telah berhasil melakukan sebagian dari teknik secara mekanik tentang bagaimana cara setel klep/valve pada motor kesayangan kita.
Demikian langkah praktis dan mudah-mudahan tulisan ane ini bisa menambah wawasan agan-agan yang mempunyai keinginan dan niat untuk menggali terus ilmu pengetahuan.

Terimakasih.



index='x'>

Kamis, 09 Maret 2017

Fungsi Kapasitor Pada AC Split



Fungsi kapasitor pada perangkat AC sangat penting sekali dan komponen ini seringkali menjadi salahsatu penyebab tidak berfungsinya sistem pendingin. Ketika terjadinya trouble pada perangkat AC biasanya lampu indikator pada indoor unit akan memberikan tanda yang tidak seperti biasanya apabila unit AC terjadi masalah, berkedip-kedip atau ditandai dengan nyalanya led indikator yang sudah ada petujuk keterangan dari AC itu sendiri.




                                                 
                            

Peranan setiap komponen dalam siklus kerja perangkat AC sangat berpengaruh besar, gagalnya suatu alat untuk bekerja bisa saja disebabkan oleh satu komponen saja yang rusak atau telah berkurang kinerjanya.
Nah.. kesempatan kali ini saya ingin share sedikit pengetahuan mengenai fungsi kapasitor pada perangkat AC.Sebagaimana kita ketahui, bahwa komponen kapasitor ini merupakan salah satu komponen yang vital dalam siklus kerja perangkat AC, lantas apa yang terjadi ketika komponen ini rusak?...


Salah satu penyebab ketika unit AC tidak dingin atau penyebab gagal beroperasinya perangkat AC dikarenakan tidak bekerja atau tidak berputarnya kipas/fan pada bagian indoor unit atau outdoor unit.

Fungsi dari kipas/fan itu sendiri adalah:
  • Membuang udara panas pada kumparan pipa kondensor pada bagian outdoor unit.
  • Sebagai pelepas udara dingin pada bagian indoor unit.

Cara sederhana yang mudah dilakukan pada bagian outdoor unit sebagai berikut:
  • Siapkan sebatang tongkat kecil (lebih baik dari kayu)
  • Putarlah dengan perlahan untuk memberikan dorongan awal pada kipas.

      Analisa
  • apabila setelah diberikan dorongan ternyata kipas berputar normal, maka bisa diartikan bahwa kapasitor telah lemah atau telah berkurang kinerjanya.
  • apabila setelah diberikan dorongan ternyata kipas tetap tidak mau berputar, maka bisa diartikan kapasitor telah rusak atau jebol.
Dengan alternatif lainnya agan bisa mengecek kapasitor dengan multitester, kali ini ane mengukurnya dengan multitester analog/jarum sebagai berikut :
  1. Putar batas ukur pada Ohm meter X1 / X10 untuk kapasitor yang ukurannya besar, dan X100 unutk kapasitor yang ukurannya kecil.
  2. Hubungkan probe kemasing-masing kaki kapasitor (bolak-balik sama saja).
  3. Lihat dan perhatikan jarum pada papan skala dan kesimpulan hasilnya adalah apabila...
  • Jarum menunjuk angka dan kembali ketempat semula, maka artinya: Kapasitor baik.
  • Jarum menunjuk angka dan tidak kembali ketempat semula, maka artinya: Kapasitor bocor.
  • Jarum tidak bergerak samasekali, maka artinya: Kapasitor  putus.
  • Jarum menunjuk angka nol, artinya: Kapasitor short.



Secara normalnya, ketika ada arus yang masuk pada kapasitor, maka kapasitor akan mengalirkan arus kepada motor kipas untuk berputar, seolah semacam tendangan atau hentakan pada saat awal start motor kipas untuk berputar.
Begitu pula untuk menguji kapasitor pada bagian indoor unit, kita bisa lakukan dengan cara yang sama seperti pada percobaan pada outdoor unit tadi, hanya saja pada bagian indoor unit ini bentuk dari kipas/fan nya berbeda. 
Kerusakan pada kapasitor ini terjadi karena seiring dengan usia dari perangkat AC sendiri yang sudah lama, jika ini terjadi setelah agan melakukan pengecekan pada kapasitor seperti langkah-langkah diatas, maka agan tinggal menggantinya dengan yang baru dan weiisssss..... AC dingin kembali. 

Terimakasih sudah berkunjung... 

Wassalam,



index='x'>

Kamis, 02 Februari 2017

Fungsi dan Cara Kerja Thermostat


Fungsi dasar sebuah thermostat adalah untuk mengatur operasi pemanasan dan pendinginan peralatan AC. Ketika kita mengatur suhu yang diinginkan pada remote AC, maka termostat-lah yang barperan vital untuk mempertahankan suhu yang kita inginkan.

Sebuah thermostat pada dasarnya adalah sebagai saklar otomatis. Thermostat merupakan indra suhu komponen dari AC atau pemanas dan mengkontrol menghidupkan dan mematikan seperti yang diperlukan untuk menjaga temperatur.

Ada dua tipe dasar dari thermostat
1. Elektromekanis
2. Elektronik

Kedua jenis ini memiliki fungsi dan peranan yang sama tetapi bekerja dengan cara yang berbeda.
Selain dari dua tipe dasar tersebut, masih ada juga beberapa jenis pilihan lainnya.

Thermostat elektromekanis biasanya menggunakan koil bi-metal atau strip yang dapat bergerak memuai memperluas ketika ada perubahan suhu.
Pada strip bi-metal berbentuk tabung kaca yang sebagiannya diisi dengan air raksa, di bagian belakang di strip bi-metal, merkuri mengalir ke ujung tabung dimana terdapat dua kontak listrik yang terkena. Ketika merkuri kontak dengan aliran listrik, maka aliran tegangan rendah dibuat, Penggunaan merkuri dalam elemen thermostat elektromekanis karena faktanya bahwa merkuri bersifat konduktif, sehingga dapat bekerja seperti saklar/switch.

Thermostat elektronik bekerja dengan cara yang sama seperti model elektromekanis kecuali strip bi-metal dan merkuri tidak dipergunakan dalam jenis ini, sebagai gantinya yaitu menggunakan sensor untuk mendeteksi tingkat suhu. Ketika suhu berbeda dari suhu yang dipilih sebelumnya, maka thermostat secara elektronik bekerja mengirimkan perintah dari hasil deteksinya kepada modul sirkuit.

Dalam perkembangannya saat ini maka termostat dapat diprogram di mana temperatur yang berbeda dapat diatur untuk waktu tertentu dalam sehari atau setting mingguan, dan secara otomatis memungkinkan untuk mengatur termostat ke suhu disukai dan juga suhu berbeda untuk settingan jam atau hari ketika kita hendak pergi dan tidak perlu mendinginkan rumah untuk suhu yang diinginkan.

Fitur lain yang disebut anticipator panas digunakan untuk beberapa jenis peralatan pemanas yang terus menghasilkan panas bahkan setelah alat dimatikan.

Demikian penjelasan singkat mengenai thermostat dan prinsip cara bekerjanya, informasi mengenai perkembangan lainnya silahkan cari dari sumber-sumber lain untuk lebih menambah wawasan kita.
Terimakasih atas kunjungannya...

Wassallam..
index='x'>

Cara Mengisi freon AC

Cara Mengisi Freon AC
Perawatan Periodik
Sebelum menginjak pada proses pengisian freon (refrigerant) ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan diantaranya adalah :
  • Periksa filter dan kebersihan evaporator indoor unit, apabila sudah kotor maka bersihkan.
  • Periksa kebersihan kondensor outdoor unit, apabila kotor maka lakukan pencucian.
Hal-hal diatas adalah bagian langkah terpenting yang harus dilakukan, karena kadang kita beranggapan ketika AC tidak dingin penyebabnya adalah kurangnya cairan freon (refrigerant). Padahal penyebab tidak dinginnya atau pendinginan AC berkurang salah satunya adalah dari kurangnya perawatan periodik mengenai kebersihan. Menambahkan freon (refrigerant) dengan tidak mengecek terlebih dahulu masalah diatas maka hanya akan merusak unit AC itu sendiri.
Periksa komponen lain dari unit yaitu :

  • Periksa kebocoran saluran pipa.
  • Sambungan listrik yang longgar.
  • Isolasi ruangan yang kurang.
Efisiensi keseluruhan unit AC akan meningkat bila item ini sesuai pada kondisinya. Ketahui pula jenis refrigerant untuk unit sesuai petunjuk produsen yang biasanya sudah terpampang spesifikasinya pada bagian body unit. Sistem juga mungkin memiliki informasi ini dalam box kontrol listrik atau dapat ditemukan pada kabinet unit. Apakah refrigerant jenis R-22, R410A, R32 atau lain.

Langkah Pengisian Refrigerant





Langkah-langkahnya sbb:
  • Buka mur port penutup pentil yang terdapat dibagian sisi outdoor unit,  port bagian pipa besar adalah saluran tekanan rendah dan port pipa kecil adalah saluran tekanan tinggi, biasanya untuk unit AC split kapasitas kecil tidak terdapat pentil port pada bagian tekanan tinggi.
  • alat pengukur tekanan (manifold gauge), pasang selang biru pada port pentil tekanan rendah dan selang merah pada port pentil tekanan tinggi. Setelah alat pengukur terhubung, hidupkan unit AC dan tunggu beberapa menit sampai bagian outdoor unit bekerja.
  • Baca alat pengukur (manifold gauge) dan tunggu sampai sistem untuk stabil bekerja. Tekanan freon akan turun sampai menunjukkan pada angka tekanan tertentu yang akhirnya bisa kita simpulkan bahwa tekanan aktual pada saat tersebut adalah sebagaimana yang tertera pada jarum manifold gauge.Apabila tekanannya kurang dari rujukan standar maka lakukan pengisian freon.
  1. Siapkan tabung freon sesuai jenis kebutuhan unit.
  2. Hubungkan selang warna kuning pada manifold gauge pada tabung freon.
  3. Buka putar penuh kran tabung freon dan buang angin yang terdapat pada selang dengan cara memutar longgar sedikit saja mur pengunci selang warna kuning yang menempel pada manifold sampai cairan freon keluar lalu kencangkan kembali, tujuannya supaya angin yang terjebak pada selang tidak ikut masuk kedalam sistem. *pada langkah ini pastikan posisi kran biru dan merah manifold harus dalam posisi tertutup! .
  • Mulai pengisian freon pada unit, buka kran manifold gauge berwarna biru supaya cairan freon masuk kedalam sistem unit sampai menunjukkan tekanan yang dimaksud (tergantung jenis freon yang digunakan) *Pada langkah pengisian ini, lakukanlah dengan bertahap dengan cara memutar dan menutup berulang dengan memperhatikan angka tekanan pada manifold, untuk menghindari kerusakan pada bagian komponen kompressor.
  • Deteksi angin yang keluar dari kipas, apabila terasa hangat maka bisa diartikan tekanan freon sudah cukup, lihat pula yang terjadi pada pipa apabila terdapat air kondensasi atau terjadinya pengembunan maka unit dipastikan sudah normal.
Gunakan juga alat pengukur Ampere (tang ampere) supaya lebih bisa memastikan berapa beban Ampere yang dianjurkan oleh produsen pada unit supaya tidak terjadi over current yang bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kompressor.
  • Apabila telah selesai, tutup rapat kembali kran tabung freon, lepaskan kembali selang manifold dan tutup kembali port 3way pada unit.
  • Selesai.
Setelah langkah-langkah prosedur ini dilakukan maka kita telah memberikan pelayanan yang baik terhadap perangkat AC dan diharapkan dapat memperpanjang usia perangkat AC itu sendiri.
Semoga bermanfaat!
index='x'>

Senin, 30 Januari 2017

Cara Pasang AC Split

Selamat datang di https://slawbatsur.blogspot.com
Cara Memasang Sistem Air Conditioner

Dalam pemasangan AC biasanya orang akan menyewa jasa profesional untuk memasang sistem unit AC. Namun, jika anda memiliki beberapa pengalaman mengenai pipa dan listrik, anda dapat menginstal unit AC anda sendiri. Setiap AC split atau ductless AC mempunyai keunikan tersendiri untuk setiap produk, tetapi pada artikel ini saya menjelaskan petunjuk umum dalam pemasangan sistem AC split.

https://slawbatsur.blogspot.com
Langkah 1
Pemasangan Indoor Unit
1. Pilih lokasi dinding ruangan untuk memasang unit pendingin bagian dalam (indoor unit)
  • Hindari sinar matahari dan sumber panas secara langsung. 
  • Hindari lokasi penyimpanan dimana gas dapat bocor.
  • Indoor unit harus terpasang baik secara horizontal, dan pastikan diberikan kemiringan yang sesuai untuk aliran drainase (arah kemiringan disesuaikan dengan lubang buang pada unit, apakah kiri atau sebelah kanan)
  • Bor lubang ke dinding di tempat yang tepat untuk menempatkan mounting plat/bracket ke dinding. 
  • Masukkan fisher plastik ke dalam lubang. Pasang plat bracket pada dinding dengan menggunakan sekrup.
2. Buat lubang di dinding sesuai kebutuhan besar pipa.
  • Cari tempat terbaik untuk lubang keluar berdasarkan posisi bracket. Anda juga harus mempertimbangkan panjang pipa dan jarak yang dibutuhkan untuk mencapai outdoor unit.
  • Bor lubang dinding kira-kira diameter 7,5 cm. Lubang harus sesuai kemiringannya ke bawah ke arah luar ruangan untuk memastikan jalur pipa drainase yang cukup baik.
3. Periksa sambungan listrik.
  • Angkat penutup bagian depan indoor unit dan buka penutup bagian sirkuit.
  • Pastikan kabel-kabel yang terhubung ke terminal. Juga, pastikan bahwa semua kabel cocok dengan diagram pengkabelan indoor unit.
  • Pastikan jalur kabel pada terminal - untuk sumber power yaitu ; L = Fasa , N = Neutral , E = Ground untuk modul sirkuit dari indoor menuju outdoor unit yaitu ; 1 = Fasa , 2 = Neutral , E = Earth/ground
https://slawbatsur.blogspot.com

4. Sambung pipa.
  • Pasang pipa dari unit indoor menuju lubang yang telah dibor melalui dinding. Minimalkan tekukan pipa untuk memastikan supaya unit berkinerja baik.
  • Ikat pipa tembaga AC, kabel power dan pipa pembuangan bersama-sama. Tempatkan pipa  pembuangan di bagian bawah untuk memastikan aliran air lancar.
  • Sambung pipa ke unit indoor. Gunakan 2 kunci pas, posisikan arah kunci di arah yang berlawanan,     untuk mengencangkan sambungan.
  • Julurkan pipa terikat dan kabel melalui lubang dinding. Pastikan bahwa pipa drainase memungkinkan   untuk membuang air hasil kondensasi yang terjadi pada indoor unit.

                                 Baca juga -Ukuran pipa AC
                                                    -Cara sambung pipa AC

5. Pasang unit indoor 
Pasang unit pada mounting  plat/bracketd dengan menekan unit pada kuncian soket bagian bawah sampai benar-benar terkunci kuat.




Langkah 2
 Pemasangan Outdoor Unit
  - Pilih tempat terbaik untuk menginstal unit outdoor.
  • Lokasi unit outdoor ini harus jauh dari daerah banyak lalu-lalang orang, berdebu atau panas.
  • Pastikan unit berada ditempat terbuka, maksudnya supaya memungkinkan untuk pelepasan angin panas dari kipas/fan.
  • Pastikan bahwa tidak ada antena dari radio atau televisi dalam jarak sekitar 3 meter dari kondenser.
 - Pemasangan kabel power listrik pada outdoor unit.
  • Lepaskan penutup.
  • Lihat diagram pengkabelan unit dan pastikan kabel-kabel yang terhubung sesuai dengan diagram pengkabelan (manufacturer's instructions)
  • Kencangkan kabel pada terminal kabel.

Langkah 3

1. Membuang udara pada pipa instalasi.
  • Lepaskan mur penutup dari 2-way dan 3-way.
  • Pasang manifold ; warna biru ke pentil port 3-way, warna kuning ke mesin vakum, posisi kran manifold selang biru terbuka penuh.
  • Hidupkan mesin vakum pada sampai menunjukkan angka minus 30 psi (-30).
  • Tutup kran manifold tekanan rendah dan kemudian mematikan vakum.
  • Periksa semua sambungan nepel dan sambungan pastikan tidak terjadi kebocoran.
  • Lepaskan vakum

2. Bungkus pipa dengan isolasi covering and isolasi tape.
3. Tempelkan pipa ke dinding dengan klem pengikat. 
4. Tutup lubang di dinding menggunakan busa poliuretan.
Selanjutnya tinggal membuka saluran-saluran kran 2-way dan 3-way dengan menggunakan kunci L supayarefrigerant yang ada pada tabung bisa bersirkulasi.

Selesai

Semoga bermanfaat!