This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

index='x'>

Kamis, 27 April 2017

Cara Setting Klep Sepeda Motor

Kali ini ane akan mengulas bagaimana cara stel klep atau setting klep sepeda motor, tapi sebelum lebih jauh membahasnya, kita kenalan terlebih dahulu tentang komponen sepeda motor ysng satu ini.

Klep atau valve merupakan salah satu komponen mekanis yang vital pada sepeda motor yaitu sebagai pengatur antara lubang masuk/intake sebagai saluran masuk bahan bakar dan lubang buang/exhaust sebagai saluran buang hasil pembakaran.
Bentuk fisiknya berupa tangkai batang dan kepalanya berupa bulat pipih yang sudah pasti terbuat dari baja hardening sehingga harus kuat terhadap gesekan dan suhu panas mesin.

Ok..gan itu baru perkenalan yang namanya si "klep" atau si "valve", tapi ane mau share mengenai gimana cara setel klep atau setting klep dengan cara yang mudah dimengerti dan agan-agan yang belum pernah jadi bisa melakukannya sendiri dirumah tanpa mesti datang ke bengkel yang kadang ngeselin harus ngantri jadi waktu kita banyak kebuang dan pasti ga efektif banget kan...? Lagian buat ngirit bajet jg kan....heu..

Alat yang wajib ada antara lain:

  • Kunci-kunci pas atau ring sesuai ukuran kebutuhan jenis motornya.
  • Kunci T atau biasa juga kunci sock, ukuran sesuaikan dengan kebutuhan.
  • Obeng +/-.
  • Feeler filler gauge (kalau ga punya bisa beli dulu dibengkel sparepart)
  • Kunci L set.

Langkah-langkah setting klep/valve :



  • Buka baud penutup (lubang intip) pada bagian blok magnet, biasanya baud kepala kunci 14, 17 ada juga penutup dengan menggunakan baud plastik untuk obeng minus (-).
  • Buka penutup gigi rantai kamrat/keteng yang berada pada blok head, biasanya terdapat baud pengikat.
  • Buka ke dua penutup klep, posisinya berada di blok head paling depan 
*Penutup bagian atas adalah tempat saluran lubang masuk (intake).
*Penutup bagian bawah adalah tempat saluran lubang buang (exhaust).


  • Buka baud penutup pada blok bagian magnet (beberapa jenis motor ada yang menggunakan baud plastik ada juga yang gunakan baud besi dengan kepala untuk kunci L.



  • Putar baud pada blok magnet berlawanan arah jarum jam dan cari garis tanda T (Top) yang terdapat pada magnet dan posisikan tepat sejajar dengan garis pada blok luar crank case magnet.
  • Lihat posisi gigi rantai kamrat/gigi keteng yaitu antara tanda titik(.) atau tanda segitiga ada juga dengan tanda garis pada gigi harus sejajar dengan tanda pada blok head.
  • Apabila antara tanda pada gigi keteng sudah sejajar dengan tanda pada blok head dan tanda pada blok magnet dan tanda pada magnet sudah sejajar pula, maka diartikan mesin sudah pada titik TMA (Titik Mati Atas) atau TDC (Top Dead Clearence).


  • Mulai penyetingan valve/setel klep, langkah-langkahnya adalah :




  1. Longgarkan mur pada baud setelan (rocker arm) baik intake maupun exhaust
  2. Sisipkan filler plate pada bagian antara baud rocker dan tangkai klep sesuai clearence atau toleransi yang kita inginkan. Contoh : Pada intake kita menggunakan clearence/toleransi 0,05mm dan pada exhaust 0,07mm , maka kita harus sisipkan filler plate sesuai yang tertera pada name plate pada filler plate tersebut.
  3. Pada saat penguncian mur pada baud klep usahakan filler gauge dapat mudah ditarik, tidak longgar dan tidak juga teralu ketat atau seret.



  • Setelah penyettingan selesai maka tutup rapat kembali lubang setelan klep intake dan exhaust.
  • Tutup rapat kembali lubang intip dan lubang pada magnet.
  • Selesai.

     
Setelah mengikuti langkah-langkah diatas, itu berarti agan telah berhasil melakukan sebagian dari teknik secara mekanik tentang bagaimana cara setel klep/valve pada motor kesayangan kita.
Demikian langkah praktis dan mudah-mudahan tulisan ane ini bisa menambah wawasan agan-agan yang mempunyai keinginan dan niat untuk menggali terus ilmu pengetahuan.

Terimakasih.



index='x'>

Kamis, 09 Maret 2017

Fungsi Kapasitor Pada AC Split



Fungsi kapasitor pada perangkat AC sangat penting sekali dan komponen ini seringkali menjadi salahsatu penyebab tidak berfungsinya sistem pendingin. Ketika terjadinya trouble pada perangkat AC biasanya lampu indikator pada indoor unit akan memberikan tanda yang tidak seperti biasanya apabila unit AC terjadi masalah, berkedip-kedip atau ditandai dengan nyalanya led indikator yang sudah ada petujuk keterangan dari AC itu sendiri.




                                                 
                            

Peranan setiap komponen dalam siklus kerja perangkat AC sangat berpengaruh besar, gagalnya suatu alat untuk bekerja bisa saja disebabkan oleh satu komponen saja yang rusak atau telah berkurang kinerjanya.
Nah.. kesempatan kali ini saya ingin share sedikit pengetahuan mengenai fungsi kapasitor pada perangkat AC.Sebagaimana kita ketahui, bahwa komponen kapasitor ini merupakan salah satu komponen yang vital dalam siklus kerja perangkat AC, lantas apa yang terjadi ketika komponen ini rusak?...


Salah satu penyebab ketika unit AC tidak dingin atau penyebab gagal beroperasinya perangkat AC dikarenakan tidak bekerja atau tidak berputarnya kipas/fan pada bagian indoor unit atau outdoor unit.

Fungsi dari kipas/fan itu sendiri adalah:
  • Membuang udara panas pada kumparan pipa kondensor pada bagian outdoor unit.
  • Sebagai pelepas udara dingin pada bagian indoor unit.

Cara sederhana yang mudah dilakukan pada bagian outdoor unit sebagai berikut:
  • Siapkan sebatang tongkat kecil (lebih baik dari kayu)
  • Putarlah dengan perlahan untuk memberikan dorongan awal pada kipas.

      Analisa
  • apabila setelah diberikan dorongan ternyata kipas berputar normal, maka bisa diartikan bahwa kapasitor telah lemah atau telah berkurang kinerjanya.
  • apabila setelah diberikan dorongan ternyata kipas tetap tidak mau berputar, maka bisa diartikan kapasitor telah rusak atau jebol.
Dengan alternatif lainnya agan bisa mengecek kapasitor dengan multitester, kali ini ane mengukurnya dengan multitester analog/jarum sebagai berikut :
  1. Putar batas ukur pada Ohm meter X1 / X10 untuk kapasitor yang ukurannya besar, dan X100 unutk kapasitor yang ukurannya kecil.
  2. Hubungkan probe kemasing-masing kaki kapasitor (bolak-balik sama saja).
  3. Lihat dan perhatikan jarum pada papan skala dan kesimpulan hasilnya adalah apabila...
  • Jarum menunjuk angka dan kembali ketempat semula, maka artinya: Kapasitor baik.
  • Jarum menunjuk angka dan tidak kembali ketempat semula, maka artinya: Kapasitor bocor.
  • Jarum tidak bergerak samasekali, maka artinya: Kapasitor  putus.
  • Jarum menunjuk angka nol, artinya: Kapasitor short.



Secara normalnya, ketika ada arus yang masuk pada kapasitor, maka kapasitor akan mengalirkan arus kepada motor kipas untuk berputar, seolah semacam tendangan atau hentakan pada saat awal start motor kipas untuk berputar.
Begitu pula untuk menguji kapasitor pada bagian indoor unit, kita bisa lakukan dengan cara yang sama seperti pada percobaan pada outdoor unit tadi, hanya saja pada bagian indoor unit ini bentuk dari kipas/fan nya berbeda. 
Kerusakan pada kapasitor ini terjadi karena seiring dengan usia dari perangkat AC sendiri yang sudah lama, jika ini terjadi setelah agan melakukan pengecekan pada kapasitor seperti langkah-langkah diatas, maka agan tinggal menggantinya dengan yang baru dan weiisssss..... AC dingin kembali. 

Terimakasih sudah berkunjung... 

Wassalam,



index='x'>

Kamis, 02 Februari 2017

Fungsi dan Cara Kerja Thermostat


Fungsi dasar sebuah thermostat adalah untuk mengatur operasi pemanasan dan pendinginan peralatan AC. Ketika kita mengatur suhu yang diinginkan pada remote AC, maka termostat-lah yang barperan vital untuk mempertahankan suhu yang kita inginkan.

Sebuah thermostat pada dasarnya adalah sebagai saklar otomatis. Thermostat merupakan indra suhu komponen dari AC atau pemanas dan mengkontrol menghidupkan dan mematikan seperti yang diperlukan untuk menjaga temperatur.

Ada dua tipe dasar dari thermostat
1. Elektromekanis
2. Elektronik

Kedua jenis ini memiliki fungsi dan peranan yang sama tetapi bekerja dengan cara yang berbeda.
Selain dari dua tipe dasar tersebut, masih ada juga beberapa jenis pilihan lainnya.

Thermostat elektromekanis biasanya menggunakan koil bi-metal atau strip yang dapat bergerak memuai memperluas ketika ada perubahan suhu.
Pada strip bi-metal berbentuk tabung kaca yang sebagiannya diisi dengan air raksa, di bagian belakang di strip bi-metal, merkuri mengalir ke ujung tabung dimana terdapat dua kontak listrik yang terkena. Ketika merkuri kontak dengan aliran listrik, maka aliran tegangan rendah dibuat, Penggunaan merkuri dalam elemen thermostat elektromekanis karena faktanya bahwa merkuri bersifat konduktif, sehingga dapat bekerja seperti saklar/switch.

Thermostat elektronik bekerja dengan cara yang sama seperti model elektromekanis kecuali strip bi-metal dan merkuri tidak dipergunakan dalam jenis ini, sebagai gantinya yaitu menggunakan sensor untuk mendeteksi tingkat suhu. Ketika suhu berbeda dari suhu yang dipilih sebelumnya, maka thermostat secara elektronik bekerja mengirimkan perintah dari hasil deteksinya kepada modul sirkuit.

Dalam perkembangannya saat ini maka termostat dapat diprogram di mana temperatur yang berbeda dapat diatur untuk waktu tertentu dalam sehari atau setting mingguan, dan secara otomatis memungkinkan untuk mengatur termostat ke suhu disukai dan juga suhu berbeda untuk settingan jam atau hari ketika kita hendak pergi dan tidak perlu mendinginkan rumah untuk suhu yang diinginkan.

Fitur lain yang disebut anticipator panas digunakan untuk beberapa jenis peralatan pemanas yang terus menghasilkan panas bahkan setelah alat dimatikan.

Demikian penjelasan singkat mengenai thermostat dan prinsip cara bekerjanya, informasi mengenai perkembangan lainnya silahkan cari dari sumber-sumber lain untuk lebih menambah wawasan kita.
Terimakasih atas kunjungannya...

Wassallam..
index='x'>

Cara Mengisi freon AC

Cara Mengisi Freon AC
Perawatan Periodik
Sebelum menginjak pada proses pengisian freon (refrigerant) ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan diantaranya adalah :
  • Periksa filter dan kebersihan evaporator indoor unit, apabila sudah kotor maka bersihkan.
  • Periksa kebersihan kondensor outdoor unit, apabila kotor maka lakukan pencucian.
Hal-hal diatas adalah bagian langkah terpenting yang harus dilakukan, karena kadang kita beranggapan ketika AC tidak dingin penyebabnya adalah kurangnya cairan freon (refrigerant). Padahal penyebab tidak dinginnya atau pendinginan AC berkurang salah satunya adalah dari kurangnya perawatan periodik mengenai kebersihan. Menambahkan freon (refrigerant) dengan tidak mengecek terlebih dahulu masalah diatas maka hanya akan merusak unit AC itu sendiri.
Periksa komponen lain dari unit yaitu :

  • Periksa kebocoran saluran pipa.
  • Sambungan listrik yang longgar.
  • Isolasi ruangan yang kurang.
Efisiensi keseluruhan unit AC akan meningkat bila item ini sesuai pada kondisinya. Ketahui pula jenis refrigerant untuk unit sesuai petunjuk produsen yang biasanya sudah terpampang spesifikasinya pada bagian body unit. Sistem juga mungkin memiliki informasi ini dalam box kontrol listrik atau dapat ditemukan pada kabinet unit. Apakah refrigerant jenis R-22, R410A, R32 atau lain.

Langkah Pengisian Refrigerant





Langkah-langkahnya sbb:
  • Buka mur port penutup pentil yang terdapat dibagian sisi outdoor unit,  port bagian pipa besar adalah saluran tekanan rendah dan port pipa kecil adalah saluran tekanan tinggi, biasanya untuk unit AC split kapasitas kecil tidak terdapat pentil port pada bagian tekanan tinggi.
  • alat pengukur tekanan (manifold gauge), pasang selang biru pada port pentil tekanan rendah dan selang merah pada port pentil tekanan tinggi. Setelah alat pengukur terhubung, hidupkan unit AC dan tunggu beberapa menit sampai bagian outdoor unit bekerja.
  • Baca alat pengukur (manifold gauge) dan tunggu sampai sistem untuk stabil bekerja. Tekanan freon akan turun sampai menunjukkan pada angka tekanan tertentu yang akhirnya bisa kita simpulkan bahwa tekanan aktual pada saat tersebut adalah sebagaimana yang tertera pada jarum manifold gauge.Apabila tekanannya kurang dari rujukan standar maka lakukan pengisian freon.
  1. Siapkan tabung freon sesuai jenis kebutuhan unit.
  2. Hubungkan selang warna kuning pada manifold gauge pada tabung freon.
  3. Buka putar penuh kran tabung freon dan buang angin yang terdapat pada selang dengan cara memutar longgar sedikit saja mur pengunci selang warna kuning yang menempel pada manifold sampai cairan freon keluar lalu kencangkan kembali, tujuannya supaya angin yang terjebak pada selang tidak ikut masuk kedalam sistem. *pada langkah ini pastikan posisi kran biru dan merah manifold harus dalam posisi tertutup! .
  • Mulai pengisian freon pada unit, buka kran manifold gauge berwarna biru supaya cairan freon masuk kedalam sistem unit sampai menunjukkan tekanan yang dimaksud (tergantung jenis freon yang digunakan) *Pada langkah pengisian ini, lakukanlah dengan bertahap dengan cara memutar dan menutup berulang dengan memperhatikan angka tekanan pada manifold, untuk menghindari kerusakan pada bagian komponen kompressor.
  • Deteksi angin yang keluar dari kipas, apabila terasa hangat maka bisa diartikan tekanan freon sudah cukup, lihat pula yang terjadi pada pipa apabila terdapat air kondensasi atau terjadinya pengembunan maka unit dipastikan sudah normal.
Gunakan juga alat pengukur Ampere (tang ampere) supaya lebih bisa memastikan berapa beban Ampere yang dianjurkan oleh produsen pada unit supaya tidak terjadi over current yang bisa menyebabkan kerusakan pada komponen kompressor.
  • Apabila telah selesai, tutup rapat kembali kran tabung freon, lepaskan kembali selang manifold dan tutup kembali port 3way pada unit.
  • Selesai.
Setelah langkah-langkah prosedur ini dilakukan maka kita telah memberikan pelayanan yang baik terhadap perangkat AC dan diharapkan dapat memperpanjang usia perangkat AC itu sendiri.
Semoga bermanfaat!
index='x'>

Senin, 30 Januari 2017

Cara Pasang AC Split

Selamat datang di https://slawbatsur.blogspot.com
Cara Memasang Sistem Air Conditioner

Dalam pemasangan AC biasanya orang akan menyewa jasa profesional untuk memasang sistem unit AC. Namun, jika anda memiliki beberapa pengalaman mengenai pipa dan listrik, anda dapat menginstal unit AC anda sendiri. Setiap AC split atau ductless AC mempunyai keunikan tersendiri untuk setiap produk, tetapi pada artikel ini saya menjelaskan petunjuk umum dalam pemasangan sistem AC split.

https://slawbatsur.blogspot.com
Langkah 1
Pemasangan Indoor Unit
1. Pilih lokasi dinding ruangan untuk memasang unit pendingin bagian dalam (indoor unit)
  • Hindari sinar matahari dan sumber panas secara langsung. 
  • Hindari lokasi penyimpanan dimana gas dapat bocor.
  • Indoor unit harus terpasang baik secara horizontal, dan pastikan diberikan kemiringan yang sesuai untuk aliran drainase (arah kemiringan disesuaikan dengan lubang buang pada unit, apakah kiri atau sebelah kanan)
  • Bor lubang ke dinding di tempat yang tepat untuk menempatkan mounting plat/bracket ke dinding. 
  • Masukkan fisher plastik ke dalam lubang. Pasang plat bracket pada dinding dengan menggunakan sekrup.
2. Buat lubang di dinding sesuai kebutuhan besar pipa.
  • Cari tempat terbaik untuk lubang keluar berdasarkan posisi bracket. Anda juga harus mempertimbangkan panjang pipa dan jarak yang dibutuhkan untuk mencapai outdoor unit.
  • Bor lubang dinding kira-kira diameter 7,5 cm. Lubang harus sesuai kemiringannya ke bawah ke arah luar ruangan untuk memastikan jalur pipa drainase yang cukup baik.
3. Periksa sambungan listrik.
  • Angkat penutup bagian depan indoor unit dan buka penutup bagian sirkuit.
  • Pastikan kabel-kabel yang terhubung ke terminal. Juga, pastikan bahwa semua kabel cocok dengan diagram pengkabelan indoor unit.
  • Pastikan jalur kabel pada terminal - untuk sumber power yaitu ; L = Fasa , N = Neutral , E = Ground untuk modul sirkuit dari indoor menuju outdoor unit yaitu ; 1 = Fasa , 2 = Neutral , E = Earth/ground
https://slawbatsur.blogspot.com

4. Sambung pipa.
  • Pasang pipa dari unit indoor menuju lubang yang telah dibor melalui dinding. Minimalkan tekukan pipa untuk memastikan supaya unit berkinerja baik.
  • Ikat pipa tembaga AC, kabel power dan pipa pembuangan bersama-sama. Tempatkan pipa  pembuangan di bagian bawah untuk memastikan aliran air lancar.
  • Sambung pipa ke unit indoor. Gunakan 2 kunci pas, posisikan arah kunci di arah yang berlawanan,     untuk mengencangkan sambungan.
  • Julurkan pipa terikat dan kabel melalui lubang dinding. Pastikan bahwa pipa drainase memungkinkan   untuk membuang air hasil kondensasi yang terjadi pada indoor unit.

                                 Baca juga -Ukuran pipa AC
                                                    -Cara sambung pipa AC

5. Pasang unit indoor 
Pasang unit pada mounting  plat/bracketd dengan menekan unit pada kuncian soket bagian bawah sampai benar-benar terkunci kuat.




Langkah 2
 Pemasangan Outdoor Unit
  - Pilih tempat terbaik untuk menginstal unit outdoor.
  • Lokasi unit outdoor ini harus jauh dari daerah banyak lalu-lalang orang, berdebu atau panas.
  • Pastikan unit berada ditempat terbuka, maksudnya supaya memungkinkan untuk pelepasan angin panas dari kipas/fan.
  • Pastikan bahwa tidak ada antena dari radio atau televisi dalam jarak sekitar 3 meter dari kondenser.
 - Pemasangan kabel power listrik pada outdoor unit.
  • Lepaskan penutup.
  • Lihat diagram pengkabelan unit dan pastikan kabel-kabel yang terhubung sesuai dengan diagram pengkabelan (manufacturer's instructions)
  • Kencangkan kabel pada terminal kabel.

Langkah 3

1. Membuang udara pada pipa instalasi.
  • Lepaskan mur penutup dari 2-way dan 3-way.
  • Pasang manifold ; warna biru ke pentil port 3-way, warna kuning ke mesin vakum, posisi kran manifold selang biru terbuka penuh.
  • Hidupkan mesin vakum pada sampai menunjukkan angka minus 30 psi (-30).
  • Tutup kran manifold tekanan rendah dan kemudian mematikan vakum.
  • Periksa semua sambungan nepel dan sambungan pastikan tidak terjadi kebocoran.
  • Lepaskan vakum

2. Bungkus pipa dengan isolasi covering and isolasi tape.
3. Tempelkan pipa ke dinding dengan klem pengikat. 
4. Tutup lubang di dinding menggunakan busa poliuretan.
Selanjutnya tinggal membuka saluran-saluran kran 2-way dan 3-way dengan menggunakan kunci L supayarefrigerant yang ada pada tabung bisa bersirkulasi.

Selesai

Semoga bermanfaat!


index='x'>

Kamis, 15 Desember 2016

Cara sambung pipa AC

Selamat datang di https://slawbatsur.blogspot.com



Assalamualaikum, .....

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips bagaimana cara sambung pipa ac.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam penyambungan pipa ac, antara lain dengan cara sambungan nepel ganda (double nepel) yang lazimnya dilakukan pada ukuran-ukuran pipa berdiameter kecil dan itupun dilakukan untuk penyambungan pada bagian pipa luar saja yaitu pipa yang menghubungkan antara indoor unit dengan outdoor unit. Atau dengan cara kedua yaitu dengan melakukan penyambungan dengan pengelasan.

Penyambungan dengan pengelasan ini sifatnya permanen dan lebih aman dari resiko kebocoran dengan catatan dilakukan dengan cara yang benar.

Untuk pengelasan pada bagian pipa installasi yang menghubungkan antara indoor unit ke outdoor unit mungkin untuk ac split dengan ukuran PK kecil bisa dilakukan dengan cara penyambungan menggunakan double nepel; tetapi untuk ac dengan ukuran PK besar tentunya penyambungan pipa yang baik yaitu dengan cara pengelasan atau disebut juga teknik brazing, terlebih penyambungan pada pipa installasi pada bagian dalam eveporator indoor unit atau penyambungan pipa installasi pada bagian condensor outdoor unit atau pada saat penggantian kompresor tentunya harus dilakukan pengelasan.Yang akan saya bahas kali ini adalah cara penyambungan dengan teknik pengelasan atau teknik brazing.

Alat-alat untuk pengelasan bisa menggunakan cooking gas kecil ditambah torch yang banyak dan mudah bisa diperoleh. Atau untuk hasil lebih baik bisa menggunakan alat las yaitu berupa tabung oksigen dengan gas LPG da tentunya menggunakan blander dan regulator pengatur tekanan oksigen dan gas LPG.





Langkah-langkahnya sbb:

1 Bersihkan permukaan pipa yang akan disambung dengan menggunakan amplas lembut atau bisa menggunakan scotchbrite, tujuannya adalah untuk mempercepat penyerapan filler sehingga cepat menyerap dengan baik pada pipa yang akan disambung.

2  Lakukan swaging dengan menggunakan flaring tool sesuai dengan ukuran pipa pada salah satu bagian pipa yang akan disambung, tujuannya supaya salah satu pipa bisa masuk pada bagian pipa yang akan di joint.






3    Nyalakan torch atau blander, dan sesuaikan besar api.
4  Bakar dan panaskan kedua bagian pipa yang sudah dijoint tadi dengan merata sekelilingnya sehingga terjadi perubahan warna kemerah-merahan pada permukaan pipa tersebut. Jika menggunakan cooking gas jarak bakar api terhadap pipa harus kita atur dengan cara mengatur jauh dan dekatnya saja, karena api yang keluar sangat terpengaruh oleh udara/angin disekelilingnya.




5     Tempelkan filler pada sambungan, apabila pemanasannya baik, maka filler akan dengan sendirinya mencair dan menyerap kesekeliling sambungan pipa.




6 Setelah langkah pengelasan selesai selanjutnya usapkan kain basah pada seluruh bagian yang telah dilas, maksudnya adalah untuk menghilangkan jejak hitam karbon yang menempel pada pipa.
7  Selesai.


            Baca juga: Cara flushing pipa AC


Nah mudah bukan... apabila kita mau terus melatihnya pasti suatu saat bisa lebih baik asalkan mau terus belajar, atau mungkin selanjutnya akan biasa menemukan teknik pengelasan yang lebih memudahkan dalam pengerjaannya.
Semoga bermanfaat !!

Wassallam,





index='x'>

Senin, 31 Oktober 2016

Komponen kelistrikan sepeda motor



Assalamualikum...
Ok masbrow..kali ini ane akan bahas sekelumit tentang komponen-komponen kelistrikan pada sepeda motor. Selain secara mekanikal sepeda motor tentunya dilengkapi juga dengan sistem elektrikal, dimana peranannya sangat penting bingitz..heu   
Artinya..hidup atau tidaknya sepeda motor selain dipengaruhi oleh performa mesin yang baik, dipengaruhi juga oleh performa elektrikal atau system kelistrikan yang baik pula. 
Komponen kelistrikan yang ada pada sepeda motor yang masbrow harus fahami dan ketahui diantaranya sbb:


1. Generator/Alternator
Adalah merupakan komponen yang berfungsi sebagai penghasil listrik, hasil induksi yang terjadi antara kumparan/lilitan kawat dengan putaran magnet dan seterusnya akan menyuplai seluruh komponen kelistrikan yang ada. Tegangan yang dihasilkan dari generator adalah tegangan arus bolakbalik (AC).
Kerusakan pada generator biasanya telah short, secara fisik akan terlihat hitam atau gosong pada lilitan kawat email, atau diakibatkan telah terkikisnya lapisan pelindung email nya.


contoh spul generator
                               


2. Sensor Pulser
Pulser fungsinya adalah penentu timing pengapian pada mesin. Sebelumnya memang diinputkan dulu ke CDI -> Koil -> Busi (pada kendaraan ber-ECU, fungsi CDI digantikan oleh ECU tersebut).
Dengan menggeser memajukan atau memundurkan secara anguler posisi pulser akan menyebabkan pengapian yang dihasilkan juga lebih maju atau lebih mundur.
Masalah pada komponen pulser sering terjadi mati begitu saja, namun komponen tersebut memiliki tanda-tanda ketika fungsinya bermasalah. Hal tersebut bisa masbrow ketahui ketika membawa motor dengan kecepatan tinggi, sama seperti busi yang akan mengalami rusak atau mati. Jika agan menemui kondisi seperti itu, pertama ganti terlebih dahulu busi pada motor untuk memastikannya apakah penyebabnya pada busi, atau bisa saja CDI yang sudah lemah.
           
           
                         

contoh jenis pulser
                                 

3. Kiprok/rectifier

Fungsi dari kiprok/rectifier adalah sebagai penyearah tegangan dari arus ac/bolak-balik (yang dihasilkan koil generator/alternator) menjadi arus dc/searah.
Dimana hasil penyearahan tegangan  yang selanjutnya menyuplai ke komponen lainnya.Ciri-ciri kerusakan pada kiprok biasanya ditandai dengan rusaknya secara fisik, atau apabila masbrow mengecek output dari kiprok dengan menggunakan multimeter maka tegangan yang dihasilkan overcurrent atau tidak ada sama sekali.
Kiprok juga betugas sebagai regulator charger battery/aki.



contoh jenis rectifier/kiprok
              
                                                    



4. CDI

Adalah sebuah otak dari fungsi pengapian, peranannya sebagai pengatur timing pengapian, dimana pulser sebagai komponen pendukungnya yang memberikan input ke cdi dan diteruskan menuju koil dan busi. Generasi terbaru dari cdi adalah ecu yang lebih terintegrasi dan peranannya lebih sentral.Ciri kerusakan cdi biasanya terdeteksi dengan tidak keluarnya output arus yang akan dikirimkan menujukoil dengan menggunakan multitester.                  




contoh jenis CDI
                 
                                                                           
5. Koil

Fungsi dari koil adalah sebagai penguat tegangan arus yang dikirimkan dari cdi, sebagaimana fungsinya..koil didalamnya adalah sebuah kumparan/lilitan yang mana hasil dari kumparan tsb memperbesar arus tegangan yang akan dikirimkan kepada busi.
                       
             

contoh jenis koil 
                                                   



6. Busi/Sparkplug

Busi merupakan komponen akhir dari proses pengapian yang berujung diproses pembakaran, baik atau tidaknya proses pembakaran tergantung dari kualitas dari busi itu sendiri. Saat ini telah banyak generasi-generasi busi yang mempunyai kualitas yang baik.

                                                       

contoh jenis busi

                                                       
                                                         
7. Flasher

Fungsi komponen ini adalah sebagai komponen sistem alarm. Saat sepeda motor akan berbelok kekiri atau kanan sebelumnya kita menggeser switch tombol sesuai arah yang kita maksud, maka saat itu pula flasher mengirimkan perintah kepada lampu sein untuk berkedip-kedip.
                       

contoh jenis flasher

                                 

8. Relay bendix

Fungsinya sebagai penghubung dan pemutus arus yang diperintahkan dari tombol elektrik starter untuk menyambungkan arus dari aki/accu menuju motor starter untuk memutarkan poros engkol mesin. Relay bendix didalamnya konstruksinya terdapat lilitan/kumparan kawat tembaga, per/pegas, dan lempeng tembaga sebagai contact point.
Ciri kerusakannya biasanya yang sering terjadi adalah pada bagian dalam tembaga contact point-nya yang sudah terkikis atau hancur sehingga arus dari accu/aki tidak bisa dialirkan menuju motor starter, ciri lainnya sudah terjadinya short pada lilitannya.
                       



contoh relay bendix
                 
                                                           

Itulah sekelumit mengenai beberapa komponen elektrik sepeda motor, terutama bagi masbrow yang baru mempelajari sepeda motor, semoga artikel ini membantu dan bermanfaat..
Terimakasih.
Wassallam,